Tuesday, 24 March 2015

http://www.youtube.com/watch?v=-PyDp0rW0c0&feature=youtube_gdata_player

Friday, 6 March 2015

Saya dan kuliah


Saya baru saja masuk ke semester 2 ini. di semester ini, baru saja masuk minggu pertama kuliah di Amikom. gila... meskipun baru perkenalan akan dosen dosen Amikom yang wajahnya masih asing bagi kami, malah langsung diberi tugas laporan yang beruntun untuk minggu depan. yah... meskipun itu sudah sewajarnya bagi anak kuliahan tapi masih terasa mendadak bagiku yang notabene orang yang malas... he.. he...
 

semester kemarin, seharusnya aku mencari nilai yang baik di Amikom namun apa daya.. waktu telah berlalu layaknya pasir dalam jam pasir yang tidak bisa jatuh keatas.. (ceileh sastra bgtz)
 

ya.. kata senior hingga dosen Amikom mengatakan.. semester 1 dan 2 adalah semester yang digunakan untuk mendapatkan nilai sebaik mungkin yang katanya semester 3 itu mulainya 'badai kesulitan' menerjang...
 

lantas apa yang harus kulakukan?
 

ya belajar lah!!! emangnya malah ke dukun sambil minta obat mujarab untuk dapat pintar??
yeileh... ini 2015 masih aja jamannya dukun dukunan... -_-
 

Amikom.. hmmm... kuliah orang berdasi.. wkwkwkw.... jadi harus kuliah pake dasi? ya gak tentu sih... masa kamu pake batik harus pake dasi juga... GAK COCOK... maksudnya tuh..
BERDAya Saing tInggi... jadi secara gak langsung ataupun langsung.. kita kuliah sambil bersaing dengan kecerdasan kita sebagai manusia melawan mereka yang setara dengan kita,...
 

lah yang gak setara gimana tuh?
 

nah itu.. yang nulis aja gak punya tujuan akan apa yang ditulis.. toh ini juga postingan random yang GAJE GaJ Kelas...
 

ya udah ya..... udah segini aja... takutnya malah nambah ngelantur nanti nih postingan tentang Amikom...
 

SAYA ANAK KULIAH DI STMIK AMIKOM BANGGA AKAN DIMANA TEMPAT SAYA BELAJAR INI...
SOALNYA KALAU DITERIMA DI UGM YA BANGGANYA DI UGM BUKAN AMIKOM


oh iya.... kalau mau lihat websitenya Amikom lihat disini aja:

www.amikom.ac.id

selamat mengunjungi :)

Hantu itu tidak menyeramkan



Coba bayangkan jika aku berkata “Hantu”, pasti kalian akan membayangkan sesosok yang menyeramkan yang suka mengganggu ketenteraman harimu.

Hantu, itu merupakan makthluk gaib. Yaitu makhluk yang tidak dapat dilihat secara fisik. Namun, kadangkala mereka memunculkan wujudnya di hadapan mata manusia.

Hantu dapat berubah seperti apa yang di inginkan. Mereka berubah untuk mengelabuhi kita supaya untuk melemahkan rasa keyakinan kita.

Tapi pernahkah anda berfikir kenapa mereka bisa muncul menjadi sesuatu yang mengerikan atau menjadi orang yang dikenal?

Jawaban VERSI saya adalah mereka sebenarnya hanya berubah menjadi sebuah cermin. Memang yang dimaksudkan bukanlah cermin yang sering kita lihat. Mereka hanya memantulkan apa yang kita harapkan untuk di lihat. Bukan berarti kita berharap melihat cewek seksi atau apalah, hanya saja disaat sendiri dan berada di sebuah tempat yang dikatakan angker, rasa takut kitalah yang mengambil alih pikiran dan mempermainkan imajinasi kita akan hantu hantu yang pernah kita lihat.

Ingat waktu film suzanna? Dimana ada orang tiongkok yang sedang berdagang lalu suzanna yang berperan sebagai hantu membeli dagangan orang tiongkok. Orang tiongkok itu biasa aja tidak takut dengan pakaian yang menyeramkan dari suzanna karena dia tidak memproyeksikan pikirannya pada hantu ataupun sesuatu yang menyeramkan, dia memproyeksikan suzanna sebagai pembeli dan tidak ada yang aneh akan hal itu.

Jadi. Kenapa hantu itu bisa menyeramkan?

Sebenarnya hantu itu sama sekali tidak menyeramkan, hanya saja pikiran kitalah yang memproyeksikan hal yang menyeramkan itu menjadi kenyataan.

Kenapa wujud hantu itu selalu berbentuk sama seperti di TV atau gambar?

Sebenarnya… ini kesalahan acara tv atau didikan orangtua untuk tidak keluar rumah. Kita, manusia memiliki rasa imajinasi yang luas, kita bisa membuat hal yang “Impossible” menjadi “possible” karena itulah kita menjadi makhluk sempurna. Namun kelemahan manusia adalah keetika perasaan atau pikiran kita sedang lemah atau tidak terproteksi ini yang mejadi info acak acakan malah menjadi pedoman.

Sering terjadi yang disebut “Embedding Mind” yaitu pikiran kita yang terkunci pada hal yang pertama kali kita dengar. Disinilah kelemahan kita. Sehingga contoh hantu kuntilanak, penggambaran kita pasti seorang wanita dengan pakaian putih, rambut panjang blah blah…. Sebenarnya itu hanyalah sebuah Embedding Mind terhadap Kuntilanak. Kita dikasih info yang sebenarnya tidak valid yang berasal dari TV, cerita orang, dll….

SO, JIKA MERASA TAKUT.. JANGAN PIKIRKAN TENTANG HANTU… PIKIRKANLAH SESUATI YANG BISA MEMBELOKKAN RASA TAKUT TERHADAP HANTU, MISALNYA TUGAS LAPORAN YANG BELUM DIKERJAIN…HHEHEHE

ATAU PIKIRKAN HAL INI “JIKA AKU SENDIRIAN DI SEBUAH TEMPAT. DAN AKU MERASA TAKUT AKAN HANTU DI TEMPAT ITU, AKU SUDAH PASTI TIDAK SENDIRIAN DI TEMPAT ITU”

Eh iya… ini sekedar info lebih dalam tentang Embedding Mind (meskipun jauh) dari fanpage Creepypasta Indonesia

Pareidolia
source: urbanlejen

Pareidolia adalah suatu fenomena di mana otak memiliki kemampuan untuk mengenali sesuatu yg samar2 atau kombinasi acak menjadi sebuah objek yang jelas. Fenomena ini hampir dialami oleh semua orang dan seringkali terjadi ketika melihat sesuatu seperti wajah manusia, bentuk tubuh, gambaran binatang, atau bahkan sosok-sosok yang dikenal.

Pareidolia berasal dari kata Yunani yaitu Para (sama) dan Eidolon (gambar), maka Pareidolia memiliki arti sebuah gambar yang sama. Pareidolia dalam perkembangannya kemudian menjadi sangat erat dengan hal-hal yang berbau spiritual, baik itu kejadian mistis, maupun yang menunjukan kebesaran suatu kepercayaan(agama) atau Tuhan.

Pareidolia dalam agama dapat dilihat ketika orang-orang kemudian menganggap fenomena alam seperti awan, langit, atau kepulan asap, menjadi seperti sosok atau wajah yang disakralkan.

Sedangkan di kejadian mistis, orang-orang tertentu akan menganggap hal-hal seperti asap, kilasan cahaya, bayangan, menjadi sosok yang menakutkan seperti hantu atau mahluk halus.

Meski Pareidolia erat kaitannya dengan gambar(visual), fenomena psikologis itu juga bisa didefinisikan dengan sesuatu yang didengarkan(audio).

Di tahun 1971, Konstatin Raudive yang menjadi seorang peneliti EVP(Electronic Voice Phenomenon), menulis dalam bukunya tentang hal-hal yang didengarnya dengan sebuah aat dalam frekuensi tertentu sebagai suara-suara dari alam lain,suara hantu, atau mahluk halus.

Dari sana fenomena semacam EVP, termasuk backmasking dalam musik juga kemudian dimasukkan sebagai Pareidolia pendengaran. Beberapa ahli lalu mengemukakan penyebab seseorang atau manusia bisa memiliki kemampuan Pareidolia.

Dari hipotesis atau dugaan sementara, kemampuan ini memang sudah bawaan sejak lahir dan disebabkan oleh faktor genetik manusia itu sendiri ketika berevolusi dari masa ke masa. Di masa lalu, ras manusia terbiasa mengenali sesuatu yang acak, tak berpola atau berpola, cahaya, atau bayangan, menjadi sebuah objek.

Kemampuan itu kemudian dianggap sebagai keuntungan evolusioner, yaitu kemampuan membeda-bedakan objek-objek yang menyelamatkan atau merugikan, mengancam atau tidak, berbahaya atau aman.

Manusia yang tanpa sengaja salah mengenali wajah musuh atau teman, tentu akan berakibat fatal baginya, juga salah mengidentifikasi suatu objek bisa saja membuatnya menderita. Maka hal ini, terus dibawa secara genetik hingga kini dan menjadi kemampuan dasar manusia.

referensi & sumber : Fanpage Creepypasta Indonesia

Thursday, 5 March 2015

Teori Kerasukan

Kerasukan memang menjadi sesuatu hal yang selalu berkaitan dengan hal mistis di kehidupan ini. Dalam masa ini masih banyak orang yang percaya pada hal yang “Gak logis” tersebut. Memang, dalam kehidupan ini ada makhluk selain manusia yang telah diciptakan sebelum manusia diciptakan, yaitu setan, malaikat, dll.

Makhluk halus, atau setan atau hantu yang sering kita lontarkan ketika kita melihat orang kerasukan yaitu tubuh manusia yang dikendalikan oleh makhluk halus tersebut dan mengutarakan apa yang mereka inginkan disaat mereka berada di dalam tubuh manusia.

Makhluk halus itu digambarkan sebagai makhluk yang sering mengganggu dan sering berbuat ulah dalam kehidupan manusia. Mereka membuat tempat yang lama tidak dihuni menjadi sarang untuk hidup mereka. Dan wujud mereka, mereka bisa menjadi yang mereka inginkan, seperti kompeni belanda, wanita cantik, ayam hitam, sahabat yang telah meninggal.

Tapi bagaimana cara mereka merasuki tubuh manusia?

Ini sering terjadi penggambaran yang menurut saya adalah salah dalam hal merasuki tubuh. Penggambaran merasuki tubuh yang digambarkan manusia umumnya hantu tersebut membuat dirinya berwujud seperti manusia lalu merasuki tubuh manusia, kepala untuk kepala, tangan untuk tangan, kaki untuk kaki. Jadi, hantu tersebut menguasai seluruh tubuh yang dihinggapinya.

Jujur saya agak kurang menyukai panggambaran tersebut, penggambaran saya tentang kerasukan adalah seperti ini, kita lihat definisi hantu tersebut itu, mereka bisa menjadi yang mereka inginkan kan? Jadi, dalam teori yang saya kemukakan adalah mereka menjadi sesuatu yang sangat kecil yang dapat merasuki bagian kepala manusia itu dan mengendalikan seluruh pikiran dari fisik manusia tersebut.

Lebih simpel penggambaran saya bagaimana cara hantu merasuki tubuh manusia. Tidak penggambaran umum yang memaksa hantu untuk berubah menjadi wujud manusia lalu masuk ke tubuh, sangat tidak efisien.

Kenapa pada saat kerasukan ada bagian dari tubuh yang dihinggapi merasakan panas atau sakit? Kembali lagi pada penggambaran umum orang orang yang mennganggap bahwa hantu itu bagian matanya berwujud api atau hantu itu memiliki kaki yang terbakar sehingga tubuh manusia itu merasakan panas pada bagian tertentu. Bagi saya itu juga kesalahan dalam penggambaran umum, menurut saya, terjadinya rasa panas pada bagian tubuh manusia ketika dirasuki adalah hantu tidak bisa mengendalikan dengan baik kinerja pada bagian tubuh manusia sehingga tubuh manusia itu melakukan perlawanan akan kerasukannya sehingga terjadilah rasa panas atau sakit pada bagian tertentu.

KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS


TUGAS KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS







Periyoga Prasetyo


14.11.7916


S1-TI-05



STIMIK AMIKOM YOGYAKARTA


Peluang bisnis Rental PC Game



ABSTRAK


            Dalam teknologi yang makin lama makin hebat, memaksa para pencari hiburan untuk lebih giat mencari kesenangan yang diinginkan. Mulai dari game, orang orang ingin mencari dan memainkannya dengan puas di komputernya. Namun, kadang orang tidak bisa merasakannya karena tidak mempunyai game yang ingin dimainkannya.

Karya ilmiah ini berjudul tentang perentalan PC Game. Karya ilmiah ini saya buat untuk mereka yang tidak bisa mendapatkan game yang mereka inginkan seperti karena tidak punya kuota internet untuk memdownload, tidak punya uang untuk membeli yang original, dll.


ISI
            Makin tinggi spek komputer yang beredar di pasaran kini memaksa orang yang maniak game juga ikut mengupgrade spek komputer mereka. Dan kadang dana mereka telah habis duluan sebelum bisa mendapatkan game yang ingin mereka mainkan.

            Namun dengan adanya rental PC Game dapat membuat mereka mendapatkannya secara mudah dan tidak membuat galau.

            Peluang ini memang muncul disaat saya sedang memainkan game dan lalu mencari game yang lain kadang susah mendapatkannya, namun untungnya di daerah Solo banyak rental PC game yang bagus. Itu membuat saya tertarik untuk membuat bisnis rental PC Game di daerah Jogja khususnya Sleman yang saya lihat belum ada yang membuka jasa tersebut.

            Keuntungan dari perentalan ini memang agak kurang banyak dimana modal yang digunakan memang setara dengan harga rentalnya (jawa: bak-buk). Namun rental ini dapat dihasilkan dengan secara berkala tergantung game yang rilis dan peminat game tersebut.

            Dengan modal mendownload game yang ada di internet lalu di burn ke dvd itu memang agak ribet namun keuntungan yang berkala itu yang membuat ingin terus berbisnis.

            Kekurangan dari bisnis ini yaitu sudah dijelaskan diatas, akan terjadi pemasukan sama dengan pengeluaran tapi tergantung para konsumen yang ingin menyewa PC Game.
  

REFERENSI




 NB: sebenarnya ini tugas yang diberikan dari  STMIK AMIKOM YOGYAKARTA